Showing posts with label Just Share. Show all posts
Showing posts with label Just Share. Show all posts

Butuh istirahat


Butuh Istirahat Sejenak
Ketika kesibukanku membludak
Dan aku perlahan merasa lelah
Mataku sayu
Tubuhku letih
Aku butuh istirahat
Aku butuh istirahat..........
Walau hanya sejenak
.
.
..
.::. ketika kerjaan bertumpuk

Selepas Senja


malam itu.. tak pernah ku duga sebelumnya...
selepas senja.. ada yang tersentak dalam hati..
yaahh.. semua di luar rencana.

sedih,
pasrah,
dan tetap tenang..
walau hati bergemuruh..


duka telah menyapa kembali..
berulang.. dan terus berulang..

.::.

Kemana kalian ?????


Tak ada kata lain terucap ketika kita merindukan orang-orang yang dekat dengan kita.
ternyata masa2 indah itu tidak pernah akan kembali lagi....
aku merindukan itu...
kemana kalian semua???
apakah tidak ada rasa rindu didalam benak kalian???
ketika saat itu kita selalu bersama2...........
tertawa bersama.....
bersusah bersama????
uughh... masa cuma aku yang kangen


.

.::.


are you happy?

Sekitar setengah tahun lalu, ada seorang teman yang bertanya "are you happy?"saya bilang, "I'm trying to be". dia bilang lagi, "that means you're not happy"waktu itu tenggorokan saya tercekat.

saya merasa seperti buku yang terbuka. dia menebak hati saya dengan tepat seperti Robin Hood memanah sasaran. airmata saya tumpah ruah. waktu itu saya berpikir, 'after all this time? and I'm not happy?' terus terang saya panik. saya menghabiskan banyak waktu untuk hal yang sia-sia ; ketidakbahagiaan.

lalu saya mencari kebahagiaan itu. hampir tidak peduli bahwa itu cara yang salah. mungkin saja saya sebenarnya peduli. hanya 'kebahagiaan' telah memabukkan saya. cinta yang salah saya nikmati sebagai kebenaran dari Allah untuk saya. saya benar-benar 'celaka'.

tidak ada waktu buat saya untuk menyesali diri meski itulah satu-satunya yang ingin saya lakukan. tapi buat apa? tidak akan ada manfaatnya untuk masa depan saya. saya hanya ingin mencari Tuhan. saya ingin merasakan kehadiran Allah yang sebenarnya tidak pernah jauh dari saya. saya ingin merasakan cintaNYA saja. saya bosan dengan cinta duniawi yang memabukkan namun akhirnya selalu membuat saya merasa tidak berharga.

saya semakin paham bagaimana Allah mengatur kehidupan saya. sebenarnya DIA sudah memberikan apapun yang saya minta. saya sendiri saja yang sebenarnya tidak mengerti apa yang saya maui.kalau saya tidak bahagia, yang harus saya tanyai mungkin adalah diri saya sendiri. apa sebenarnya yang saya inginkan. baru saya akan meminta lagi hal-hal yang membuat saya bahagia. kalau tidak, Allah hanya akan memberikan semua permintaan saya yang tetap saja tidak membuat saya bahagia. saya jadi kufur nikmat terus.

jadi saat ini saya masih terus menyelidiki hati saya sendiri. entah sampai kapan, saya sendiri belum tahu.tadi, ada lagi yang bertanya "are you happy?"saya tidak yakin. saya tidak bisa mengatakan bahwa saya bahagia. hanya saya yakin, saya menyukuri semua yang telah saya dapat sampai sejauh ini. semua cukup menyenangkan saya, dan hati saya tenang.

.::.

Bunga Tanggal 13


Di suatu malam kira-kira 5 bulan yang lalu, saya mendapat telepon dari seseorang yang ngotot mau datang ke toko padahal saya bilang toko udah tutup. Akhirnya disepakati besok dia bisa datang. Eh nggak datang juga, tapi malam-malam (lagi) orang tersebut menelpon dan bilang mau datang. Ya sudah saya nyerah deh, memundurkan waktu tutup toko.


Singkat cerita orang tersebut yang ternyata cowok berusia awal 20an gitu memesan bunga untuk wanita pujaan hatinya (uh bahasanya). Minta dibuatkan dengan budget sekian dengan bunga mawar dan bunganya yang BANYAK. Hmmm oke hehehe. Dan minta dikirimkan besok siang tanggal 13. “Message di kartunya apa?” tanya saya waktu itu. “Aduh apa ya, mbak yang ngarangin deh kan tukang bunga biasa bikin kalimat romantis”. Hmmm saya rasa dia ketuker antara florist dan pembuat puisi. Ya udah deh saya buatin…


Saya pikir udah stop sekali itu aja pemesanannya. Palingan juga udah jadian, dan mudah-mudahan karena bunga rangkaian saya hehehe. Eh ternyata bulan depannya si GG itu (sebut aja begitu ya) nelpon lagi untuk pesan bunga, untuk orang yang sama. Kembali saya harus merangkai kalimat romantis, yang jujur deh susaaah bikinnya. Lalu bulan depannya pesan lagi, tapi dengan kalimat pembuka “Halo mbak….masih inget saya? Biasa…besok kan tanggal 13 mau kirim bunga lagi buat Noni”.

Ohhh saya aja baru ngeh kalo dia order bunga tiap tanggal 13. Dan dia lanjut cerita,”Dia ultahnya tanggal 13 jadi saya akan kirim bunga setiap tanggal 13 sampe dia nerima saya.” Owalah belum jadian juga toh. Saya jadi mikir, gimana ya rangkaian bunga yang bikin hati cewek luluh hihihi. Walaupun resikonya dia nggak pesan bunga lagi kalo udah jadian, tapi kok ikut seneng ya kalo seandainya gara-gara rangkaian bunga saya orang lain jadi bahagia. Seperti drama Korea ya hihihi. Akhirnya diputuskan, coret syarat bunga banyak. Kali ini saya buat sesuai keinginan saya ah. Akhirnya dibuatkan rangkaian bunga tetap dengan mawar tapi dengan model simple seperti bouquet dihias bintang-bintang kecil dari kulit kerang untuk aksennya.


Masuk bulan September ini mau nggak mau jadi kepikiran juga. Pesan bunga nggak ya? Kalau pesan berarti belum jadian, ada untungnya yaitu saya dapat order tapi kasian juga ceweknya belum membuka hati kan artinya. Eh nggak tahunya kemarin ada telpon masuk ke nomor toko dari si GG itu. Hmmm kan baru tanggal 8. Dan waktu kalimat pembukanya seperti ini ,”Halo mbak ini saya GG, bisa ngirim bunga ke daerah mana aja sih?” saya langsung mikir oh mungkin dia ngirim untuk keperluan lain. Katanya dia mau kirim ke daerah sekupang.”Buat cewek saya mbak, lagi marah dia.” Oooh udah punya cewek, Noni kah? Tapi rumah Noni bukan di sekupang ?. Trus saya tanya message di kartunya apa? Dia jawab, “OK nanti saya sms aja message lengkapnya ya mbak…” Nggak lama kemudian ada sms masuk dan ternyata hehehehe yang dimaksud ceweknya itu ya si Noni, karena urgent bunganya dikirim ke kantornya. Horeeee udah jadian nih uhuiiii.


Akhirnya dikirimlah si bunga, Diantar ke kantornya di Sekupang, Kata karyawan saya yang antar bunga, “Mbak Noni nya nggak mau turun terima bunganya bu, padahal temen-temennya udah heboh. Akhirnya ada juga yang turun mengambil dari lantai 2 tapi cowok bu”. Ya udahlah yang penting udah diterima dan tugas saya sudah selesai karena bunga sudah diterima dengan selamat. Walaupun nantinya mungkin dibanting dicabik-cabik, kan saya juga ga liat (hihihi ini sih seperti sinetron Indonesia). Dan seperti biasanya untuk konfirmasi saya kirim sms ke GG mengabarkan bahwa bunga sudah diterima, dan dibalas “OK, sebentar lagi pembayarannya saya transfer ya” (karena udah repeat order ke sekian kalinya saya perbolehkan untuk pembayaran setelah bunga dikirim, biasanya sih pembayaran ditransfer dulu baru saya kirim bunganya).
Sore-sore saya terima sms, “mbak uang sudah saya transfer ya…makasi ya….hehehe. Oh ya bunganya kurang banyak, besok-besok banyakin dong atau diskon kan udah langganan hehehe…” Huhuhuhu lagi-lagi seperti itu, banyakin bunganya dong! Eh tapi berarti dia liat rangkaian bunganya dong, berarti dia udah ketemuan dong ama ceweknya, dan berarti bunga saya nggak dibanting dan dicabik-cabik dong…hahahaha legaaaa….


.::.

Renungan Bodohku


relungan hati yang berterbangan bersama cita yang memupus tuk beritakan semua benak hanya yang dengan cerita dalam wajahku.
.
aku bagai memendam didalam sebuah lubuk hati yang tanpa batas
hanya ada beberapa sepi yang kan antarkanku kedalam sebuah renungan
tentang semua bodohku diantara semua kisah yang kutantang dalam waktu
dan sesaat aku terpuruk dalam sebuah ego yang tanpa guna kusesali….
apakah masih ada semua keajaiban tentang indahnya mimpi yang datang ?
ataukah titian nafas hanya kan berpijak dalam sebuah umpatan akanku ?
tuk mengangkat wajahku yang sesekali tertunduk di dalam saat yang terasa hilang.
.
Entah berapa saat lagi kan ku hilangkan didalam semua citaku,
hingga semua ini kan berterbangan diantara waktu yang mungkin tetap hambar,
tanpa makna atau mungkin tanpa arah didalam sebuah cerita tentangku.
dan aku adalah bagian diantara harap yang mungkin didalam impian,
tanpa peduli tuk dengarkan semua kisah yang sejati didalam kata
jika inilah aku didalam waktu yang kuhirup dalam setiap mataku terbuka.
.
namun aku bukanlah dia, mereka ataupun kalian yang berkaca didalam nyata
jika ini kembali bagai ungkapan penat yang hadir tanpa kata kata
aku akan berbisik didalam hati saat ini
" jika aku masih mempunyai seribu mimpi diantara semua yang tak pernah berakhir
sampai saat ini……."

Jangan Berakhir

Merdunya adzan maghrib..
Manisnya kolak pisang lima ribuan..
Serunya acara-acara TV pengantar sahur…
Bareng - Bareng sholat tarawih…
alunan musik-musik islami di radio dan mall..
Indahnya Ramadhan ......


.::.

Kembali ke Ramadhan-Mu


Setelah lama terhenti
Bawalah kaki melangkah lagi
Menafakuri segala yang telah terjadi
Untuk melambungkannya ke puncak dzikir
Mencari satu kata damai
Biarkan segala carut marut itu
Kini, bawalah kaki melangkah lagi
Menuju DIA yang selalu menanti

Batuk YanG BiKin Ga NyaMan ...

Kalo kata D’Masiv, batuk ini membunuhkuuuuuu!
Sumpah. Ga enak banget rasanya...
oho..oho..ohook.......
Mau ngapa-ngapain juga bawaannya jadi ngga enak.
Nih batuk ngga berenti-berenti
(Oke, pas tidur aja mungkin dia berenti).
Mau makan jadi susah. Mau ngapa-ngapain juga jadi susah. Badan rasanya ngga enak banget. Pusing. Lemeeeess. Dan yang lebih parah, suaraku jadi ilaaang!
Tee—ssttt. Sa—tuuu. D-uuaa. Tiiig—aaa.
oho..oho..ohoook.....
Tapi beneran.
jadi capek sendiri batuk-batuk terus. Udah mah ngga sopan kalo lagi ngobrol sama orang, ngomong di telepon pun jadi ngga jelas, dan yang lebih parah, secara ngga langsung menyebarkan virus-virus ke semua orang!
Oh God..
Semoga saya lekas sembuh ......
.

Saya Selesai

Sesinting apapun situasi kerja di media, dan serunyam apapun rasa badanku di pucuk malam, selalu ada perasaan ‘itu’ setiap bangun pagi - perasaan hidup, eksis, berharga. Perasaan senang telah belajar suatu hal baru - meskipun untuk mencapainya terkadang rasanya sampai perlu membanting telepon ke lantai, membenturkan kepala ke dinding, atau menggelar pembantaian massal. Perasaan pasti bahwa sesulit apapun melalui hari itu, pabrik beritaku tetap bisa berproduksi dan mengantarkan lembaran-lembaran hangat dari percetakan keesokan paginya.

Ya, dulu aku memaknai pekerjaan sebagai sumber kepuasan, lahan pengembangan diri, bahkan aspek tak terpisahkan dari identitasku. Saat masuk ke tempat baru ini, aku puas dengan pengertian yang lebih luas bahwa pekerjaan itu artinya saat kita berguna bagi orang lain, dengan cara apapun.

Beralih dari pekerjaan yang super dinamis dan menantang ke sedentary office job memang bukan hal yang mudah.

Tapi hari ini, saya selesai. Secepat itu ya? sebenarnya ada masalah besar yang tak kunjung mengancik titik temu. Dan aku tak tertarik berkompromi. Dulu awalnya aku mau mencoba bertahan, lantaran masih mengantongi harapan-harapan besar di tempat ini.

Setelah mendengar bahwa aku mengundurkan diri dari kantor ini, seorang teman dari departemen sumber daya manusia mendedah pengertiannya soal kerja. Katanya, hal pokok yang dibutuhkan orang dari pekerjaan adalah finansial, kenyamanan, dan pengembangan diri. Cukup dua hal terpenuhi, maka si pekerja niscaya akan terus bertahan. Satu saja tidak terpenuhi, si pekerja akan minggat, setipis itulah jaraknya. Dan inilah tepatnya konsep yang bisa menerangkan kepergianku.

Terimakasih buat semuanya yang sudah mendukungku untuk mengembangkan sayap kecilku, dan lebih banyak terimakasih buat semuanya yang sudah mendukungku untuk angkat kaki dari sini.

Kalian benar-benar mengenalku, rupanya.

.::. BP, 01 Juli 2008, 01.30 AM .::.

Pilih "Kolam Besar" atau "KOlam Kecil"

Kolam Besar dan Kolam Kecil, hmmm ..
Ada yang bilang, perusahaan bisa diibaratkan sebagai kolam dan karyawan adalah ikannya. Asumsinya, makin besar ikan makin besar wewenang dan kekuasaannya. Dalam meniti karir, kita bisa memilih, mau jadi ikan besar di kolam kecil atau jadi ikan kecil di kolam besar.

Dan kerasa banget perbedaannya. Di kolam besar, jika kita hanya ikan kecil, agak sedikit diragukan dan diberikan pekerjaan yang menurut mereka sesuai bagi kita si ikan kecil, yang gede-gede tentu diberikan kepada ikan yang lebih besar atau yang juga menurut mereka lebih lincah atau lebih kompeten. Tanpa mereka sebelumnya memberi kita kesempatan untuk unjuk kemampuan atau mencari tahu kemampuan kita. Dan jika perusahaan itu bersifat tertutup, maka kesempatan untuk tumbuh menjadi ikan besar di kolam tersebut adalah sesuatu yang sangat sulit. Paling dapet “makan” lebih banyak aja plus kerjaan yang lebih banyak juga.

Menjadi ikan kecil di kolam kecil, kita bisa bergerak lincah, mendapat banyak kesempatan untuk tumbuh menjadi ikan besar dan saya pribadi ingin membuat kolam kecil itu menjadi besar. Improve myself juga. Dapet makan yang lebih banyak dan kesempatan untuk bebas hehehehehe...... :D

Yang pasti saya pengen jadi ikan besar di kolam besar

Last but not least,
tahukah apa yang paling menggairahkan dengan menjadi ikan besar di kolam kecil? Tantangan untuk mengubah kolam kecil menjadi kolam besar! Jadi, pilihan mana yang lebih baik? Kolam besar atau kolam kecil? Cuma saya sendiri yang bisa memutuskan berdasarkan analisis terhadap kondisi dan segala atribut yang saya miliki saat ini…

.::.

Pada akhirnya, orang hanya ingin hidup tenang

Aduh, ini judul yang sakral.

Berhati-hatilah pada keinginanmu! Ini wejangan yang harusnya kuterapkan pada diri sendiri. Hmm, siapapun yang sering bercakap maya denganku pasti tahu, selarik judul diatas paling sering tercantum sebagai status YMku. Hidup tenang yang seimbang memang suatu hal yang sangat, kalau tak boleh dibilang paling, kudambakan.

Satu hal lain yang tak pernah kusadari. Kesempatan hidup tenang itu tak selalu berarti berada dalam zona nyaman. Ya, kesempatan ini berarti berhadapan lagi dengan zona tak nyaman yang aku sangat miskin pengalaman di dalamnya. Yang aku sangat takut menghadapinya. Yang membuat detak jantungku bagaikan burung sekarat yang menggelepar. INI ZONA YANG SANGAT TIDAK NYAMAN !!!!!!.

Bila kesempatan ini kuambil, artinya aku harus berusaha seribu kali lebih keras. Tapi jika momentumnya berlalu, aku tak yakin bisa mendapatkannya lagi. Artinya? Terbelenggu dalam rutinitas serupa, dari hari ke hari.

Mungkin aku cuma perlu waktu untuk memikirkan semua konsekuensinya. Tolong, beri aku waktu yang cukup untuk memutuskan. Tuhan, beri aku petunjuk untuk melangkah ke depan. Aku perlu belajar percaya dan belajar terbang.

Lirik Sang Penghibur ---> Padi


setiap perkataan yang menjatuhkan
tak lagi ku dengar dengan sungguh
juga tutur kata yang mencela
tak lagi ku cerna dalam jiwa

aku bukanlah seorang yang mengerti
tentang kelihaian membaca hati
ku hanya pemimpi kecil yang berangan
tuk merubah nasibnya…


reff :
oh.. bukankah ku pernah melihat bintang
senyum menghiasi sang malam
yang berkilau bagai permata
menghibur yang lelah jiwanya
yang sedih hatinya
yang lelah jiwanya
yang sedih hatinya

ku gerakkan langkah kaki
di mana cinta akan bertumbuh
ku layangkan jauh mata memadang
tuk melanjutkan mimpi yang terputus
masih ku coba mengejar rinduku
meski peluh membasahi tanah
lelah penat tak menghalangiku
menemukan bahagia

o… o…bukankah ku pernah melihat bintang
senyum menghiasi sang malam
yang berkilau bagai permata
menghibur yang lelah jiwanya
yang sedih hatinya
yang lelah jiwanya
yang sedih hatinya


yang lelah jiwanya
oo..bukankah ku bisa melihat bintang
senyum menghiasi sang malam
yang berkilau bagai permata
menghibur yang lelah jiwanya

bukankah hidup ada perhentian
tak harus kencang terus berlari
ku helakan nafas panjang
tuk siap berlari kembali…
berlari kembali..
melangkahkan kaki
menuju cahaya

bagai bintang yang bersinar
menghibur yang lelah jiwanya
bagai bintang yang berpijar
menghibur yang sedih hatinya




.::. by Padi .::.

.

Doa Untuknya


Kenapa air mata ini terus mengalir deras ketika saya mengingat dia? Kebaikan hatinya, rasa syukurnya, kesabarannya akan ujian yang begitu berat pada kehidupannya membuat saya selalu menangis bila teringat dia.

Ya Tuhan . . . Engkau Maha Mengetahui, kekuatan seperti apa yang ada di dalam jiwanya? Saya tau dia orang-orang terpilih yang begitu kuat menerima cobaan hidup dariMu. Begitu kuat dan membuat tangis ini meledak bila melihat kekuatannya menjalani ini semua.
Tuhanku . . . berikanlah keajaibanMu!! Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini bila Engkau menghendaki, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini apabila Engkau mengizinkan. Dengan segenap doa hamba, ku mohon dengan sangat . . . sembuhkanlah dia, sembuhkanlah dia Tuhan! Izinkanlah hamba berterima kasih atas semua kebaikannya pada hamba. Wahai Engkau Yang Maha Pemurah, aku percaya Engkau akan memberikan yang terbaik untuk dia, tapi apa yang terbaik menurutMu sama dengan yang terbaik di mataku Tuhan? Apakah sama? Ya Tuhan . . bolehkah aku meminta? Jangan Engkau ambil dia dulu . . .

Tuhan . . . aku tau aku hanya bisa berdoa untuknya. Tidak ada lagi yang bisa aku perbuat selain berdoa dan menangis di hadapanMu. Dengan segenap sujudku, aku mohon . . kuatkanlah dia! Jadikanlah sakit yang ia rasakan sebagai ladang amal untuknya di dunia maupun di akhirat kelak. Sungguh, hamba tidak bisa merasakan apa yang dia rasakan Tuhan, tapi hamba bisa merasakan perih itu . . karena dalam sakitnya ia masih bisa tersenyum. Senyum yang menyejukkan untuk orang2 di sekitarnya. Wahai Tuhan Yang Maha Mengabulkan, perkenankanlah doa hamba . . . kabulkan Ya Tuhan, ku mohon dengan sangat, ku mohon dengan sangat.

Filosofi warna

Beberapa hari ini saya sedang mencari makna warna untuk sebuah blog. Untung paman google dengan mudahnya memberikan saya pilihan warna, eh, ga taunya malah nyasar ke Blognya mbak yuni - jakarta, yang malah memberikan masukan tentang filosofi warna :

Merah
Power, energi, kehangatan, cinta, nafsu, agresi, bahaya
Warna Merah kadang berubah arti jika dikombinasikan dengan warna lain.
Merah dikombinakan dengan Hijau, maka akan menjadi simbol Natal.
Merah jika dikombinasikan denga Putih, akan mempunyai arti ‘bahagia’ di budaya Oriental.

Biru
Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Tehnologi, Kebersihan, Keteraturan
Banyak digunakan sebagai warna pada logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan ‘kepercayaan’.

Hijau
Alami, Sehat, Keberuntungan, Pembaharuan
Warna Hijau tidak terlalu ’sukses’ untuk ukuran Global. Di Cina dan Perancis, kemasan dengan warna Hijau tidak begitu mendapat sambutan.
Tetapi di Timur Tengah, warna Hijau sangat disukai.

Kuning
Optimis, Harapan, Filosofi, Ketidak jujuran, Pengecut (untuk budaya Barat), pengkhianatan.
Kuning adalah warna keramat dalam agama Hindu.

Ungu
Spiritual, Misteri, Kebangsawanan, Transformasi, Kekasaran, Keangkuhan
Warna Ungu sangat jarang ditemui di alam.

Oranye
Energy, Keseimbangan, Kehangantan
Menekankan sebuah produk yang tidak mahal.

Coklat
Tanah/Bumi, Reliability, Comfort, Daya Tahan.
Kemasan makanan di Amerika sering memakai warna Coklat dan sangat sukses, tetapi di Kolumbia, warna Coklat untuk kemasan kurang begitu membawa hasil.

Abu-abu
Intelek, Masa Depan (kayak warna Milenium), Kesederhanaan, Kesedihan
Warna Abu abu adalah warna yang paling gampang/mudah dilihat oleh mata.

Putih
Kesucian, Kebersihan, Ketepatan, Ketidak bersalahan, Setril, Kematian
Di Amerika, Putih melambangkan perkawinan (gaun pengantin berwarna putih), tapi di banyak budaya Timur (terutama India dan Cina), warna Putih melambangkan kematian.

Hitam
Power, Seksualitas, Kecanggihan, Kematian, Misteri, Ketakutan, Kesedihan, Keanggunan
Melambangkan kematian dan kesedihan di budaya Barat.
Sebagai warna Kemasan, Hitam melambangakan Keanggunan (Elegance), Kemakmuran (Wealth) dan Kecanggihan (Sopiscated)

5 Langkah Proses Desain Grafis

Anda ingin menekuni dunia desain grafis atau anda mahasiswa desain grafis yang baru saja mulai masuk bangku kuliah dan masih kebingungan menemukan intisari desain grafis? Berikut pertanyaan-pertanyaan dasar yang diurai untuk menjawab keingintahuan tersebut.

1. Apa sih desain grafis ?

Apa desain grafis itu?kalau ada pertanyaan seperti itu, apakah yang terbersit dalam kepala anda? Dahulu banyak orang berpersepsi bahwa desain grafis sama dengan periklanan. Lalu adakah perbedaan antara desain grafis dengan periklanan? Pengertian sementara tentang desain grafis bisa kita sebut sebagai suatu gabungan seni dan teknologi untuk berkomunikasi, mempengaruhi, menyediakan tampilan visual untuk mengkomunikasikan pesan.


2. Apa saja yang dilakukan desainer grafis?

Desainer grafis merencanakan dan mengeksekusi suatu desain yang mengkomunikasikan pesan langsung kepada audiensi spesifik. Mereka biasanya bekerja pada produksi masal pada bidang cetak, film, media elektronik, buku, majalah, surat kabar, periklanan, kemasan, poster, CD, multimedia, web site, rambu-rambu transportasi, peta, dan berbagai bentuk desain informasi lainnya.

Pada dasarnya desainer grafis membangun kesan untuk menampilkan pesan yang ingin disampaikan klien mereka. Biasanya hal ini didukung dengan image( fotografi, film, video, seni, ilustrasi, dsb) dan teks (tipografi) melalui suatu kesatuan bentuk untuk menampilkan isi dan pesan yang jelas.

3. Saya ingin menjadi desainer grafis, darimana saya harus mulai?

Banyak lulusan yang tertarik pada desain grafis berpendapat bahwa jawaban pertanyaan diatas adalah dengan belajar software grafis. Mereka terkejut bahwa mereka harus belajar dasar desain. tentang 2 dimensi dan 3 dimensi, observasi dan menggambar. Mereka butuh mengembangkan dasar-dasar bahasa visual untuk berkomunikasi sehingga dimengerti oleh orang lain.

Bahasa visual terdiri dari 2 dimensi dan 3 dimensi yaitu: garis, bentuk, tekstur, warna, komposisi, volume, jarak dan dikombinasikan dengan keseimbangan, kesatuan, proporsi, dan ritme.

4. Apa yang dimaksud dengan proses desain ?

Pada prakteknya, proses desain biasanya dimulai dengan klarifikasi tujuan klien dan dilanjutkan dengan menganalisa tujuan tersebut lebih jauh dan mendetilnya.

Di ruang kelas, proses desain dimulai dengan pendahuluan tugas. Sangat penting untuk mendengarkan instruktur/dosen yang sedang menjelaskan tentang tujuan tersebut, hal ini dapat di analogikan dengan desainer profesional sedang mendengarkan kliennya. Sekali anda diberikan tugas tersebut, anda perlu mendefinisikan tujuan tugas tersebut. Akan banyak bermunculan ide-ide cemerlang, tapi ide yang paling cemerlangpun akan tidak berguna bila tidak mengkomunikasikan pesan atau mencapai audiensisi yang diharapkan. Sehingga diperlukan tahapan dalam melakukan proses desain tersebut.


5. Mengapa saya harus melakukan seluruh tugas-tugas ini?

Tujuan dari pendidikan desain grafis adalah untuk menyiapkan siswa pada dunia kerja nyata. Seperti diungkapkan dengan lebih gamblang pada artikel Pendidikan Komunikasi visual Andi S.Boediman. Bagaimnapun tugas berbasis proyek lebih baik daripada berdasarkan materi kuliah. Ketika siswa mengerjakan tugas-tugas mereka, sebenarnya mereka sedang melakukan learning by doing. Instruktur/dosen membuat tugas-tugas untuk lebih memperjelas prinsip-prinsip desain dan mengembangkan pengalaman siswa dengan berbagai masalah dan media. Sehingga semakin lama tugas-tugas yang diberikan akan semakin bertambah kompleks untuk membangun perbendaharaan visual dari pengalaman-pengalaman siswa.

Kesimpulannya, tujuan dari mahasiswa desain grafis adalah untuk berproses mengembangkan ide-ide cemerlang yang sesuai dengan tugas-tugas yang diberikan. Ide cemerlang yang dimaksud memancing audiensi untuk berpikir. Ide cemerlang adalah dapat berbicara tanpa harus dijelaskan. Ide cemerlang dapat berkomunikasi dengan cepat.


Apakah anda punya pendapat lain atau justru pertanyaan lain seputar desain grafis?

diambil dari : Modul Pelatihan desain 2007

Sisi Buruk Desainer Grafis

Orang berpikir, jaman sekarang menjadi desainer grafis itu berbahagia. Bahagia karena itu profesi yang paling berperan di era budaya visual masa kini dan mampu jadi mesin penghasil uang. Cepat kaya. Satu kali bikin logo bisa dibayar ‘M’. Sudah kaya terkenal pula, karena karyanya nampang dimana-mana. Itulah pikiran orang banyak. Tetapi dibalik itu semua sebenarnya jadi desainer grafis itu berbahaya. Berbahaya bagi lingkungan , sesama manusia dan diri desainernya. Desainer grafis ikut andil dalam merusak lingkungan secara tidak langsung. Desainer grafis menghabiskan banyak kertas sebagai kendaraan pesan visualnya. Semakin banyak kertas berarti semakin banyak order proyek bagi desainer dan ini tentunya berarti profit. Tapi bagi lingkungan ini berarti semakin banyak pohon harus ditebangi. Selain itu, desainer grafis juga ikut andil lebih mempercepat perusakkan lingkungan bila mencetak desainnya dengan tinta yang tak ramah lingkungan. Di Barat sudah timbul kesadaran akan keadaan ini, sehingga desainer mulai menggunakkan kertas daur ulang dan tinta ramah lingkungan. Kita perlu memikirkan ini, bukan Cuma sebagai trend desain saja, tetapi sungguh sungguh karena peduli lingkungan. Bahaya berikut adalah bahaya bagi sesama manusia. Mungkin bila kita bandingkan desainer grafis dengan pelukis. Tetaplah desainer grafislah seniman paling berbahaya. Mengapa? Pelukis bisa terkenal keseluruh dunia, namun karyanya terbatas, ia di nikmati di galeri atau museum. Sedang karya desain grafis ada dimana-mana. Beredar dalam bentuk brosur, poster, logo, komik, iklan TV, stiker, kaus dllsbgnya. Pengaruh desain grafis lebih langsung dan ia seni rupa massa yang sangat komunikatif. Komik atau satu simbol negatif dapat berakibat panjang pada moralitas generasi muda. Jadi disinilah bahaya desainer grafis. Desainer grafis sepatutnya jangan hanya memikirkan ’bahagia’ nya saja (kekayaan) tetapi juga potensi ’bahaya’. Etika Desain sangat penting bagi desainer grafis. Poin terakhir adalah bahaya bagi diri desainer grafis. Bila hanya memikirkan ‘bahagia’ /duit tanpa menyadari ‘bahaya’ mengintip, maka desainer akan menjadi psychodesigner, atau desainer psikopat. Tak punya hati nurani lagi. Tak peduli pesan visualnya menghancurkan anak kecil atau hutan, pokoknya yang penting saya lebih kaya dan terkenal. Desainer-desainer semacam itu tampaknya mulai berkeliaran disekitar kita seiring dengan berkembangnya pendidikan desain. Oleh karena itu pendidikan desain grafis jangan hanya mendidik siswa yang handal dan terampil berkonsep dan bervisualisasi kuat. Tapi perlu juga mendidik nurani desainer melalui kurikulum yang holistik dan melalui keteladanan para pendidik desain.


.